1. Nyatakan rasa cintamu (ngga main2 loh...Rasulullah sendiri yang menganjurkan)
Seperti dalam Hadist Rasulullah:
"Apabila seseorang mencintai saudaranya, maka hendaklah ia mengatakan rasa cintanya kepadanya" (HR Abu Dawud dan At Tirmidzi)
2. Saling mendoakan
Org yang mendoakan saudaranya pun tdk akan rugi karena keutamaan doa itu sendiri akan ttp kembali kpd org yg mendoakan, spt dalam sebuah hadist:
" Tidaklah seorang hamba mukmin berdoa unk saudaranya dari kejauhan, melainkan malaikat berkata 'Dan bagimu seperti itu' " (HR Muslim)
3. Saling memberi hadiah
Jgn terlalu dipikir susah. Pemberian hadiah tdk hrs menunggu momen2 tertentu apalagi dgn momen bid'ah spt ultah. Juga tdk perlu sesuatu yg bernilai finansial tinggi. Yang diukur adl bkn nilai finansialnya, tp makna dr pemberian hadiah itu sendiri.
Pemberian hadiah spt ini akan menumbuhkan perasaan cinta antara pemberi dan yg diberi, Rasulullah bersabda:
"Saling memberi hadiahlah, niscaya kamu akan saling mencintai" (HR Al Bukhari)
4. Melepas kesusahan saudaranya
Rasulullah bersabda:
"Barang siapa melepaskan salah satu kesusahan dunia dr seorang mukmin, maka Allah akan melepaskan salah satu kesusahan hari kiamat darinya. Barang siapa memudahkan org yg dilanda kesulitan, maka Allah akan memudahkannya didunia dan akhirat" (HR Muslim)
5. Memenuhi hak sesama muslim
Yang ini dibagi menjadi 2, hak umum dan hak khusus.
Hak umum:
Dikenal melalui hadist yg bersumber dr Abu Hurairah, Rasulullah berkata:
"Hak muslim atas muslim lainnya ada 6: menjawab salam, menghadiri undangan, memberi nasehat, mendoakannya bila bersin, menjenguknya bila sakit, dan mengantarkan jenazahnya" (HR Muslim)
Hak khusus:
- berinteraksi dlm segala hal
Mestinya, saudara sesama muslim kita jadikan teman dlm meniti kehidupan beragama kita. Teman dalam suka dan duka, ada rasa saling memiliki dan memahami. Bahkan berusaha unk mementingkan urusan saudaranya dr urusannya sendiri sbg wujud perngorbanan tulus unk membahagiakan saudaranya.
- menutup aib
Aib saudara sesama muslim wajib disimpan demi menjaga kehormatannya. Ini akan terwujud jk ada kesadaran bahwa aib saudaranya seakan2 aibnya sendiri.
Rasulullah bersabda:
"Tidaklah seorang hamba menutup aib hamba yg lain, kecuali Allah menutupi keburukannya pada hari kiamat" (HR Muslim)
Kriteria Teman Yang Baik Yang Harus Kita Dekati :- Jujur Dapat Dipercaya
- Suka Menolong Tanpa Pamrih
- Rajin Beribadah Dengan Toleransi
- Tidak Membeda-Bedakan Orang
- Tidak Suka Kehidupan Hitam / Kriminal
- Rajin Mengikuti Kegiatan Sosial
- Menyayangi Keluarganya
- Menjauhi Narkoba, Seks Bebas, Minuman Keras
Cara Untuk Berteman Dengan Banyak Orang Dengan Mudah :
1. Tidak Sok Kenal Sok Dekat / SKSD
Dalam berkenalan tidak harus dimulai dengan memperkenalkan diri, tetapi bisa melalui basa-basi yang baik dan sopan. Yang pasti kita harus merendah walaupun lawan bicara lebih muda usia dari kita. Berbicara seperlunya, tidak bertele-tele, membanggakan diri, narsis, jutek, sok tau, dsb. Bersikaplah sederhana apa adanya dan jangan membanggakan materi / kekayaan yang kita miliki.
Dalam berkenalan tidak harus dimulai dengan memperkenalkan diri, tetapi bisa melalui basa-basi yang baik dan sopan. Yang pasti kita harus merendah walaupun lawan bicara lebih muda usia dari kita. Berbicara seperlunya, tidak bertele-tele, membanggakan diri, narsis, jutek, sok tau, dsb. Bersikaplah sederhana apa adanya dan jangan membanggakan materi / kekayaan yang kita miliki.
2. Tidak Pilih-Pilih Teman
Terkadang orang yang kaya akan merasa risih jika bergaul dengan orang-orang miskin, orang yang tidak berpendidikan, orang yang memiliki tampang kriminil, dsb. Justru pertemanan orang-orang kecil terkadang sifatnya lebih kekal jujur apa adanya tanpa pamrih. Jika kita berteman dengan orang elit yang suka pamer, foya-foya, hidup gelamor, dsb mungkin akan meninggalkan kita ketika kita menjadi miskin atau pun jika kita terkena musibah mereka enggan turun langsung membantu kita karena kesibukan mereka. Jangan ragu berteman dengan tukang bakso, tukang ojek, ibu-ibu, nenek-nenek, anak kecil, penjaga warung, tukang sampah, tukang sayur, satpam, dsb karena mungkin suatu saat kita membutuhkan bantuan mereka. Ketika kita sedang kesulitan pun meraka akan dengan senagn hati menawarkan bantuan mereka secara cuma-cuma.
Terkadang orang yang kaya akan merasa risih jika bergaul dengan orang-orang miskin, orang yang tidak berpendidikan, orang yang memiliki tampang kriminil, dsb. Justru pertemanan orang-orang kecil terkadang sifatnya lebih kekal jujur apa adanya tanpa pamrih. Jika kita berteman dengan orang elit yang suka pamer, foya-foya, hidup gelamor, dsb mungkin akan meninggalkan kita ketika kita menjadi miskin atau pun jika kita terkena musibah mereka enggan turun langsung membantu kita karena kesibukan mereka. Jangan ragu berteman dengan tukang bakso, tukang ojek, ibu-ibu, nenek-nenek, anak kecil, penjaga warung, tukang sampah, tukang sayur, satpam, dsb karena mungkin suatu saat kita membutuhkan bantuan mereka. Ketika kita sedang kesulitan pun meraka akan dengan senagn hati menawarkan bantuan mereka secara cuma-cuma.
3. Aktif Kegiatan Sosial Dan Membantu Sesama
Jika anda orang islam maka rajin-rajinlah ikut shalat berjamaah di masjid atau mushola di sekitar anda. Jika ada kerja bhakti di lingkangan tempat tinggal ada maka sebaiknya anda ikut berperan serta ambil bagian. Selain itu juga ada acara-acara sosial lain yang sangat baik untuk anda ikuti seperti posyandu, kepengurusan rt, karang taruna, pengajian, pemberantasan sarang nyamuk psn, perlombaan peringatan 17 agustusan, arisan, dan masih banyak lagi lainnya. Jangan sungkan bantu secara langsung tetangga, teman, saudara, rekan kerja, dll yang sedang kesusahan karena mereka akan merasa senang sekali jika ada yang membantu dan mereka pun akan sangat senang jika dapat membantu kita di kemudian hari. Tolak segera jika mereka meminta bantuan yang tidak wajar seperti minta bantuan merampok bank, mencarikan jablay, corat-coret tembok orang, ngerjain guru/dosen, dsb.
Jika anda orang islam maka rajin-rajinlah ikut shalat berjamaah di masjid atau mushola di sekitar anda. Jika ada kerja bhakti di lingkangan tempat tinggal ada maka sebaiknya anda ikut berperan serta ambil bagian. Selain itu juga ada acara-acara sosial lain yang sangat baik untuk anda ikuti seperti posyandu, kepengurusan rt, karang taruna, pengajian, pemberantasan sarang nyamuk psn, perlombaan peringatan 17 agustusan, arisan, dan masih banyak lagi lainnya. Jangan sungkan bantu secara langsung tetangga, teman, saudara, rekan kerja, dll yang sedang kesusahan karena mereka akan merasa senang sekali jika ada yang membantu dan mereka pun akan sangat senang jika dapat membantu kita di kemudian hari. Tolak segera jika mereka meminta bantuan yang tidak wajar seperti minta bantuan merampok bank, mencarikan jablay, corat-coret tembok orang, ngerjain guru/dosen, dsb.
4. Sopan Santun, Ramah, Rendah Hati Dan Mengalah
Dalam bersosial kita akan senang jika orang lain sopan, ramah, rendah hati, dsb. Begitupun dengan orang lain yang sudah pasti akan senang hati dapat berteman dengan orang yang memiliki sifat-sifat di atas. Sotoy, narsis, sombong, membual, kikir, munapik, dll adalah sifat-sifat yang akan menimbulkan nilai negatif di mata orang lain sehingga mereka akan enggan untuk untuk berteman akrab dengan kita serta menghasilkan antipati di mata orang-orang.
Dalam bersosial kita akan senang jika orang lain sopan, ramah, rendah hati, dsb. Begitupun dengan orang lain yang sudah pasti akan senang hati dapat berteman dengan orang yang memiliki sifat-sifat di atas. Sotoy, narsis, sombong, membual, kikir, munapik, dll adalah sifat-sifat yang akan menimbulkan nilai negatif di mata orang lain sehingga mereka akan enggan untuk untuk berteman akrab dengan kita serta menghasilkan antipati di mata orang-orang.
5. Jangan Membuat Musuh
Hindarilah sifat-sifat yang dapat menghadirkan musuh ke hadapan kehidupan kita seperti iri, dengki, sombong, congkak, angkuh, sok berkuasa, sok kaya, munafik, pelit, culas, egois, keras kepala, dsb. Selain itu hindari minuman keras, narkoba dan kawan-kawan agar terhindar dari dijauhi orang. Ramah, santun, rendah hati, mengalah, dll dapat menghindarkan kita dari permusuhan. Selesaikan segala masalah problema kehidupan sosial yang ada dengan tuntas secara baik-baik agar tidak berkepanjangan dan menimbulkan permusuhan.
Hindarilah sifat-sifat yang dapat menghadirkan musuh ke hadapan kehidupan kita seperti iri, dengki, sombong, congkak, angkuh, sok berkuasa, sok kaya, munafik, pelit, culas, egois, keras kepala, dsb. Selain itu hindari minuman keras, narkoba dan kawan-kawan agar terhindar dari dijauhi orang. Ramah, santun, rendah hati, mengalah, dll dapat menghindarkan kita dari permusuhan. Selesaikan segala masalah problema kehidupan sosial yang ada dengan tuntas secara baik-baik agar tidak berkepanjangan dan menimbulkan permusuhan.
Menurut aku sih kayak gitu. Semoga aja kamu dapatin temen yang sesuai dengan kamu. Jangan sampai salah pilih temen ya. Gak bakalan ada yang namanya temen baik ngajak kamu ke jalan yang salah. Sekarang tinggal kamunya aja !
Kurang pe-de...pemalu...identik. Orang yang memiliki sifat ini akan tersiksa, pinginnya sih 'maju', tapi enggak punya keberanian. Ini sungguh tidak enak...
Tapi coba pikir. Pemalu itu muncul karena kita pikir bahwa diri kita punya minus, punya kekurangan, sementara orang lain itu lebih ideal, lebih OK, lebih perfect. Padahal kalo kita mau sadar, kita sama aja dengan mereka. Sama-sama bisa ngerasain sedih dan sakit. Sama-sama bakal mati nantinya. Dan---boleh dipercaya---face is not all. Biasanya, orang minder itu karena kekurangan fisik. Padahal itu enggak perlu. Apa yang disebut 'inner beauty' (atau 'inner handsome!') itu EMANG ada. Dan lagi--pacar bukan segala-galanya. Jika misalnya kita ngerasa susah cari pacar, ya udah, keep it going. Percayalah bahwa Tuhan akan menjadikan segala sesuatu indah pada waktunya; pokoknya segala sesuatu telah diberikan yang terbaik. Lha burung pipit di langit saja diberi makan oleh-Nya, apalagi kita manusia?? So, worry nothing! Life's beautiful--dari sudut mana kita memandangnya.
Satu hal lagi. Pemalu--atau apapun istilahnya--BISA DISEMBUHKAN. Itu bukan kutukan seumur hidup. Itu bukan penyakit. Itu cuma kondisi sementara aja. Pikirin ini: sifat pemalu itu enggak ada untungnya sama sekali. Kalo kita kepengin maju, ya maju. Kalo kita kepengin nelpon someone sooo interesting, ya angkat telponlah! Toh dunia tidak akan kiamat hanya gara-gara kita angkat telpon. Beranilah! Seperti kata Forest Gump: Hidup ini seperti sekotak coklat. Kita tak akan tahu bagaimana rasanya bila kita tidak mencoba. So, buat temen-temen yang kerasa pemalu, sudahlah, tersenyumlah di depan cermin dan katakanlah 'aku bangga pada diriku sendiri'. Keluarlah dari persembunyianmu dan tersenyumlah pada dunia. Percayalah, dunia tidak memusuhimu. Dunia ini indah!
Bila kita sudah bisa menanamkan keyakinan itu, sungguh, hidup akan terasa indah, tenang, mulus, dan tidak berat lagi.
God bless you all.
Tapi coba pikir. Pemalu itu muncul karena kita pikir bahwa diri kita punya minus, punya kekurangan, sementara orang lain itu lebih ideal, lebih OK, lebih perfect. Padahal kalo kita mau sadar, kita sama aja dengan mereka. Sama-sama bisa ngerasain sedih dan sakit. Sama-sama bakal mati nantinya. Dan---boleh dipercaya---face is not all. Biasanya, orang minder itu karena kekurangan fisik. Padahal itu enggak perlu. Apa yang disebut 'inner beauty' (atau 'inner handsome!') itu EMANG ada. Dan lagi--pacar bukan segala-galanya. Jika misalnya kita ngerasa susah cari pacar, ya udah, keep it going. Percayalah bahwa Tuhan akan menjadikan segala sesuatu indah pada waktunya; pokoknya segala sesuatu telah diberikan yang terbaik. Lha burung pipit di langit saja diberi makan oleh-Nya, apalagi kita manusia?? So, worry nothing! Life's beautiful--dari sudut mana kita memandangnya.
Satu hal lagi. Pemalu--atau apapun istilahnya--BISA DISEMBUHKAN. Itu bukan kutukan seumur hidup. Itu bukan penyakit. Itu cuma kondisi sementara aja. Pikirin ini: sifat pemalu itu enggak ada untungnya sama sekali. Kalo kita kepengin maju, ya maju. Kalo kita kepengin nelpon someone sooo interesting, ya angkat telponlah! Toh dunia tidak akan kiamat hanya gara-gara kita angkat telpon. Beranilah! Seperti kata Forest Gump: Hidup ini seperti sekotak coklat. Kita tak akan tahu bagaimana rasanya bila kita tidak mencoba. So, buat temen-temen yang kerasa pemalu, sudahlah, tersenyumlah di depan cermin dan katakanlah 'aku bangga pada diriku sendiri'. Keluarlah dari persembunyianmu dan tersenyumlah pada dunia. Percayalah, dunia tidak memusuhimu. Dunia ini indah!
Bila kita sudah bisa menanamkan keyakinan itu, sungguh, hidup akan terasa indah, tenang, mulus, dan tidak berat lagi.
God bless you all.
Semua gelap
Semua lenyap
Semua sirna
Hanya asa yang tersisa
Semua lenyap
Semua sirna
Hanya asa yang tersisa
Semua datang tak terduga
Ketika kami sedang berdiri
Penuh rasa dan asa
Menjadikan diri lebih sempurna
Ketika kami sedang berdiri
Penuh rasa dan asa
Menjadikan diri lebih sempurna
Tangan tak sanggup meraih
Air mata habis diperas kesedihan
Analisa kalah dengan logika
Hati tak kuasa menahan duka
Air mata habis diperas kesedihan
Analisa kalah dengan logika
Hati tak kuasa menahan duka
Hoi…….!
Bangkit…!
Bangkit…!
Bangkit semua…!
Bangkit…!
Bangkit…!
Bangkit semua…!
Sobat muda muslim, kalo melihat teman-teman kamu yang pacaran, kita suka geli dan lucu lho. Kita tertawa. Bener. Abisnya, teman remaja yang aktivis berat pacaran adalah tipe manusia yang suka ngakalin gitu lho. Sebab, alasan-alasan utama mereka berpacaran justru semuanya klise. Intinya, semua itu cuma direkayasa untuk melegalkan aktivitas baku syahwat terlarang itu. Bener. Kagak bohong!
Oke deh, singkat kata, bagi kamu yang masih aktif pacaran, segera melakukan pembenahan; putusin aja pacar kamu. Pelajari Islam. Yakinlah, Allah pasti akan memberikan yang terbaik buat kamu. Nggak usah ragu, jodoh di tangan Allah, bukan di tangan hansip (maksudnya kalo kamu kepergok lagi �begituan� sama hansip, he..he..he..).
Bagi kamu yang belum terjun ke dalam aktivitas ini, hindari segala peluang yang bakal menyeret kamu ke dalam pergaulan bebas ini. Pelajari Islam, sering hadir di majlis taklim, pengajian sekolah dan bertemanlah dengan anak-anak sholeh di sekolah dan lingkungan tempat tinggalmu. Insya Allah itu bakal meredam keinginan kamu terhadap aktivitas gaul bebas yang emang berbahaya dan dosa itu.
Firman Allah Swt: �Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat." (QS an-N�r [24]: 30).
Sobat, pacaran adalah salah satu pemenuhan yang salah dari naluri mempertahankan jenis. Sebab, pemenuhan dan penyaluran yang sah menurut Islam adalah dengan menikah. Sabda Rasulullah saw.: �Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kamu memiliki kemampuan untuk menikah, maka nikahlah, sebab nikah itu dapat menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan; tetapi barangsiapa belum mampu, maka hendaknya ia berpuasa, sebab puasa itu baginya merupakan pelindung� (HR Bukhari)
Jadi, jangan pada nekat pacaran ya? Pacaran itu nggak ada manfaatnya sama sekali. Kalo pun mungkin ada �manfaat�, tapi itu biasanya cuma diukur dengan penilaian hawa nafsu kita, bukan berdasarkan aturan Allah Swt. Kalo kamu nekat pacaran? Huahaha� udah kuno, norak, dosa lagi. Amit-amit deh. Tinggalin ya..!?


